Fenomena di Kampung Telanjang: Dilarang Foto, Tapi Boleh Buka-bukaan Sepuasnya

Fenomena di Kampung Telanjang: Dilarang Foto, Tapi Boleh Buka-bukaan Sepuasnya

895

Fenomena di Kampung Telanjang: Dilarang Foto, Tapi Boleh Buka-bukaan Sepuasnya

Belakangan ini banyak teman-teman kita yang suka bugil/telanjang di dunia maya, meski begitu sebenarnya mereka bukan kelompok pandati nudis alias suka telanjang di alam bebas.

Di sini, tentu kebiasaan itu dilarang keras, karena selain melanggar kode etik dunia IT, melakukannya sama dengan tidak mengindahkan larangan-larangan lain dalam tata kehidupan kita.

Namun, berbeda dengan aturan main di sebuah tempat bernama Kampung Telanjang.

Justru, tempat ini memperbolehkan banyak orang untuk buka-bukaan alias telanjang karena kebanyakan mereka menganut paham naturisme.

Pengikutnya banyak, bahkan semakin lebih banyak lagi setelah lokasi ini dijadikan salah satu objek wisata Kampung telanjang terbesar di dunia.

Terletak di Perancis, Kampung Telanjang paling besar di dunia ini mempunyai nama The Village Naturiste.

Letak persis kampung telanjang The Village Naturiste ini di Cap d’Adge, sebuah kota pesisir kecil yang berada dekat Montpellier.

Data terbaru menyebut kalau Kampung telanjang sudah punya 50 ribu lebih turis yang sengaja datang berkunjung ke sini, terutama pada musim panas.

Nggak heran, kampung telanjang ini sudah seperti kota-kota wisata lainnya.

Selain dipenuhi keunikan yang tidak jauh berbeda dari kelompok pandati telanjang (nudis), perbedaannya di The Village Naturiste ini sudah memiliki fasilitas yang lebih modern seperti bank, supermarket, toko kacamata, salon, bahkan kantor pos, dan semua itu dijaga oleh para karyawan yang juga bertelanjang.

Nah, buat kamu yang beneran tertarik untuk mengunjungi tempat ini, setiap wisatawan akan dipungut pajak masuk sekitar Rp120 ribu.

Bea masuk itu akan mengikat (tepatnya mewajibkan) untuk kamu melepas semua pakaian dan berbaur dengan santai dengan pengunjung lainnya.

Tanpa pakaian, daleman atau koteka sekalipun.

Dan jika kamu datang ke sini (telanjang) tapi nggak berani keluar alias cuma di dalam kamar, maka kamu akan di denda Rp300 ribu, bahkan kalo melakukan hal aneh bisa jadi kamu bakal menginap di sel tahanan, hehehe pasalnya di kampung telanjang ini, kamu wajib banget memamerkan ‘aset’ vital tubuh.

Namun, selama berkunjung, wisatawan dilarang keras untuk mengambil foto maupun video.

Tapi perlu diingat, aturan telanjang tersebut hanya berlaku buat siang saja.

Ketika malam datang, para turis diperbolehkan berpakaian karena hawa di sana bisa cukup dingin.

Oh ya, Kampung telanjang ini sudah dibangun sejak 1960-an lho, dan telah menjadi tempat tujuan favorit bagi kaum nudis dan naturis.

So, gimana kamu berminat mengunjungi The Village Naturiste ini?

Pesiar khusus kaum telanjang

Selama ini diam-diam ternyata Krosia menerima kaum telanjang dengan tangan terbuka.

Ini bisa terlihat dari dibukanya pantai untuk kalangan kaum nudis dan menjadi satu dari pantai untuk penyuka telanjang di seluruh dunia.

Dilansir Sydney Morning Herald, pantai ini berada di Pulau Rab dan dibuka pertama kalinya pada tahun 1934 menurut info yang terdapat di cronatur.com.

Negara ini memiliki 30 pantai dan resor resmi yang dikhususkan buat kaum telanjang.

Sementara untuk pantai yang tak resmi, sedikitnya ada tersebar di 1.000 pulau di negara itu dan melapangkan tangan mereka untuk menerima kaum nudis.

Tak hanya itu ada juga layanan kapal pesiar untuk kaum nudis.

Layanan ini diberikan eWaterways dengan tawaran dua hari berlayar di Kvarner Bay dan Dalmatian islands.

Juru bicara perusahaan itu mengatakan kapal pesiar untuk kaum nudis biasanya ditujukan untuk kaum kelompok tertentu.

Telanjang di atas kapal pesiar adalah sesuatu yang diharapkan namun ketika kapal itu bersandar maka kaum nudis harus mengenakan penutup tubuh.

Jumlah penumpang sekitar 36 orang dan kebanyakan berusia di atas 50-an tahun.

Mereka umumnya berasal dari Australia, Inggris, dan Jerman.

Sekali naik kapal pesiar ini, setiap orang harus rela merogoh kantung dengan bayaran 618 dollar AS (Rp 5,6 juta) per kepala.

Desa bugil di Inggris

Kalau Anda tanya , desa mana di dunia ini yang paling aneh,maka desa yang satu ini layak masuk nominasi.

Spielplatz, sebuah desa di Hertfordshire, tepat di tengah salah satu kota tersibuk dunia, London, memang aneh dan mungkin sedikit menjijikkan.

Desanya terlihat normal-normal saja, tenang, dan sunyi.

Tapi, kebiasaan penduduk di sana ini yang aneh bin ajaib.

Bagaimana tidak, semua penduduk di sana, beraktivitas tanpa selembar busana pun, alias telanjang bulat di musim panas.

Sebagaimana dilansir The Daily Star, tradisi berbugil ria ini memang benar adanya.

Dan, jangan coba-coba untuk pakai baju bila Anda tinggal di sana.

Penduduk setempat, akan mengucilkan Anda.

Sudah jadi pemandangan umum di sana, penduduk berendam telanjang di halaman rumah yang terbuka.

Bahkan, aktivitas sehari-hari, seperti menggergaji kayu, dilakukan tanpa busana.

Spielplatz sendiri adalah sebuah kawasan resor alam terbesar yang ada di Inggris.

Punya luas 4,9 hektare, kawasan ini dibuka oleh Charles Macaskie dan istrinya, Dorothy, pada 1929.

Setelah itu, sejumlah masyarakat pun bergabung dan akhirnya membentuk komunal.

Beberapa dokumentasi tentang kebiasaan kaum nudis (telanjang) di kawasan ini, sebelumnya memang sudah pernah ditayangkan oleh sejumlah stasiun televisi Inggris. (*)

Comment

SHARE

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY