5 Hal yang Perlu Anda Tahu Saat Hamil Anak Kedua

5 Hal yang Perlu Anda Tahu Saat Hamil Anak Kedua

180

Kabar kehamilan anak ke-dua tentunya menghadirkan rasa bahagia dan bersyukur pada pasangan suami istri.
Bagaimana tidak? Si sulung bakal segera memiliki adik yang akan dia jaga dan ajak bermain bersama-sama.

Selain itu, kehadiran bayi dalam sebuah keluarga selalu sangat menyenangkan.

Berikut ini lima hal yang perlu Anda ketahui saat hamil untuk kali kedua:

Perut langsung terlihat
Persalinan anak pertama membuat ukuran uterus tak lagi kembali seperti semula, maka tubuh pun lebih mudah beradaptasi.

“Uterus Anda mengenali kondisi hamil. Otot perut mudah menyesuaikan kebutuhan tubuh yang baru. Jadi, perut Anda lebih cepat terlihat besar,” jelas Jillian Coolen, seorang bidan berlisensi di Kanada.

Anda merasakan gerakan janin lebih cepat
“Tubuh Anda sudah mawas dengan kondisi hamil.  Pergerakan dalam perut saat hamil pertama, Anda mungkin mengira itu angin, tetapi di kehamilan kedua ini Anda lebih mawas dengan pergerakan janin,” jelas Nicola Strydom, seorang bidan berlisensi dari Kanada.

Mudah lelah
Mengurus si kakak dengan tubuh dalam kondisi hamil, tentunya membuat tubuh Anda mulai lelah. Namun, penyebabnya bukan hanya itu.

“Wanita yang sedang hamil ke-dua acap kali lupa mengonsumsi suplemen ibu hamil.  Vitamin sangat membantu meningkatkan energi untuk beraktivitas,” jelas Strydom.

Proses persalinan lebih cepat
“Lebih cepat melahirkan adalah fakta yang memiliki latar belakang medis akurat,” terang Coolen.

Pasanya, uterus dan servik telah familiar dengan kondisi proses persalinan, sehingga semua proses melahirkan terasa lebih mudah dan cepat.

Studi menunjukkan bahwa ibu yang melahirkan untuk kali pertama membutuhkan proses persalinan selama sembilan jam. Lalu, persalinan ke-dua, tahap persalinan terjadi kurang dari enam jam dan 30 menit waktu mendorong bayi pada persalinan normal.

Lebih terasa sakit
Melahirkan bayi untuk kali ke-dua meninggalkan rasa sakit melebihi sakit di kehamilan pertama.

Alasannya, kekuatan otot uterus mengendur signifikan semenjak kehamilan pertama, sehingga pergerakan yang agresif menyebabkan pendarahan lebih aktif.

Comment

SHARE

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY